Nama JKT48 memang makin menanjak popularitasnya. Meski banyak boyband dan girlband yang makin surut dari sisi kegiatan, namun JKT48 sebagai grup idol mampu bertahan.
Tak muluk ketika Trans7 menghadirkan idola-idola anak muda ini dalam sebuah program berjudul JKT48 Missions.
"Senang banget, di sini memperkenalkan kami ke penonton," kata Kinal.
"Di tiap episode ada 1 misi, gak tahu mau ngapain entah apa, lawan rasa
takut, latih diri sendiri, juga ngasih manfaat, baik dan contoh,"
lanjut Sania di preskon program baru Trans7, Gedung Trans TV, Jakarta Selatan (5/6).
Selain misi-misi seru yang menantang para personil JKT48,
program reality show ini juga menampilkan misi sosial seperti menghibur
penghuni panti jompo sampai mengajar taman kanak-kanak.
"Masyarakat lihat semua, semoga bisa
menjadi inspirasi. Suatu hal yang baru buat penikmat reality show. Kami
keluarin semua ekspresi. Sekarang bisa lihat kita pribadi yang biasanya
lucu-lucu," tutur Kinal.
"Yang belum bisa datang ke teater bisa kenal lewat reality show ini," lanjut Sania.
JKT48 Missions ini sekaligus menjadi bukti bahwa grup idol tak
hanya bisa bernyanyi dan menari saja. Karena beberapa episode akan ada
pengumpulan dana untuk korban bencana alam misalnya dengan mengadakan
car wash dengan menjual tiket atau menyamar dengan pantomim atau malah
mengamen.
"Kendala hampir gak ada, bener-bener
nunjukin diri sendiri. Grup idol bukan yang cuma bisa perform atau
nyanyi. Tapi bisa akting, dilatih jadi MC, dan lainnya," tandas Sania.
Kamis, 13 Juni 2013
Rabu, 12 Juni 2013
Lewat 'River' JKT48 Lakukan Perubahan
Dalam single terbaru JKT48 berjudul River, sister grup dari AKB48 ini memberikan nuansa baru. Ditemui saat merilis single terbaru mereka di theater JKT48, FX Plaza, Jakarta, Jumat, (10/05),Melody membeberkan perubahan yang terjadi.
"Temanya memang lebih cool, keren, lebih galak, seragamnya seragam Jepang gitu. Seragamnya cool dan maskulin. Sebenernya nggak mengubah image sih, tapi sebagai idol grup kita harus bisa menampilkan segala segi. Dari yang lucu-lucu sampai cool," ujarnya.
"Lagu River ini kan memang lagu yang ceritanya mengitari sungai. Jadi kita harus bener-bener latihan walau terasa sulit," timpal Kinal.
Tak hanya seragam saja yang berubah, koreografi pun terjadi perubahan. Kali ini mereka terlihat lebih enerjik dibandingkan koreografi sebelumnya. Agar tidak mengecewakan di setiap penampilannya mereka pun siap berlatih setiap hari.
"Koreo sampe sekarang jalan terus latihannya," pungkas Kinal, sang kapten
Beratnya Perjuangan JKT48 Rekam 'River'
Sesuai dengan tema lagu yang bermakna semangat kerja keras dan selalu berjuang, grup idola JKT48 pun selalu ingin memberikan yang terbaik dengan berlatih baik vokal maupun koreografi dengan kerja keras.
Gara-gara berlatih setiap hari tak jarang mereka mengalami memar di beberapa bagian tubuh mereka akibat gerakan-gerakan yang cukup enerjik.
"Dulu paha merah, gara-gara sering stomping. Ini bener-bener gerakannya sampe merah, tangan juga merah, gerakannya juga kan begitu ya," ujar sang kapten Kinal, Jumat (10/5), saat merilis singleRiver di theater JKT48 di fx Plaza, Jakarta.
"Iya makanya kita biasanya stretching, sejam push-up, sit up, terus kita bener-bener scout jump. Oh iya kita kurangin goreng-gorengan pas recording biar gak serak," sambung Melodi.
Agar memberikan penampilan yang maksimal, personil JKT48 pun berkesempatan berlatih di Jepang beberapa hari. Mereka pun mendapat respon positif dari para penggemar AKB48.
"Kita latihan di sana full setiap hari latihan, buat lagu River. Bener-bener 3 hari latihannya. Responnya positif dari fans-fans Jepang. Fans juga pada seneng-seneng banget di AKB48 shop, jadi nomor 1 di Heavy Rotation," pungkas Kinal.
John Pantau Bantah Kedekatan Dengan Sonya JKT48
Presenter kocak John Martin Tumbel atau lebih akrab disapa John Pantau dikabarkan sedang dekat dengan Sonya, salah satu personil JKT48. Ditemui di Studio AD, TB Simatupang, Jakarta Selatan, Jum'at (10/5), John membantah isu tersebut.
"Nggak ada. Memang rumah saya di Bintaro, jalan Kasuari 48, jadi 48 itu bukan JKT tapi nomor rumah saya. Terima kasih ya," ujar John.
Pria kelahiran Pekalongan, 5 Januari 1982 ini tidak menampik kalau dirinya dekat dengan beberapa personil JKT48 karena pernah syuting bersama. Namun, dia hanya menganggap personil JKT48 seperti adiknya.
"Kalau ada, saya terus terang nggak akan ditutupi. JKT48 pernah satu program, tapi nggak lebih dari itu. Berteman dan kalau kerja bareng, seperti adik sendiri. Mungkin kalau ketemu akrab, fotonya rangkulan, orang menafsirkannya lain. Jadi sampai sejauh ini aman-aman saja," papar John.
Selasa, 11 Juni 2013
JKT48 Akan Jalani Berbagai Misi Seru di Acara Reality Shownya
Para penggemar JKT48 akan semakin dimanjakan untuk mengenal lebih dekat para idolanya. Pelantun "River" ini telah memiliki acara reality show sendiri di televisi yang bertajuk "JKT48 Missions". Di sana para member JKT48 akan terlibat dengan berbagai misi seru mengejutkan.
"Setiap satu episode ada satu misi, nggak tahu mau ngapain," ucap Sania saat ditemui di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (5/6). "Ya melawan rasa takut, latih diri sendiri, punya manfaat baik."
JKT48 berharap dengan memainkan banyak misi berbeda diharapkan bisa memberi pilihan tontonan yang lebih beragam. Selain itu, "JKT48 Missions" juga untuk mendekatkan para penggemar mereka yang tidak bisa menonton langsung di teater.
"Kita kan punya misi tertentu, setiap misi ganti-gantian sama personel lainnya. Jadi bukan itu-itu saja," imbuh Kinal. "Ada yang menang lanjut, kalah pulang ke rumah, ya kayak pemilihan gitu. Ini suatu hal yang baru buat penikmat reality show."
"Jadi yang belum bisa datang ke teater bisa kenal JKT48 lewat reality show ini," lanjut Sania. "Kita keluarin semua ekspresi. Sekarang bisa lihat kita pribadi yang biasanya lucu-lucu."
Dari akun Facebook resmi "JKT48 Mission", diumumkan bahwa acara ini akan mengalami perubahan jam tayang karena banyaknya permintaan pemirsa. Untuk episode perdananya akan ditayangkan pada Minggu, 23 Juni, pukul 10.45 WIB di TRANS7.
"Setiap satu episode ada satu misi, nggak tahu mau ngapain," ucap Sania saat ditemui di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (5/6). "Ya melawan rasa takut, latih diri sendiri, punya manfaat baik."
JKT48 berharap dengan memainkan banyak misi berbeda diharapkan bisa memberi pilihan tontonan yang lebih beragam. Selain itu, "JKT48 Missions" juga untuk mendekatkan para penggemar mereka yang tidak bisa menonton langsung di teater.
"Kita kan punya misi tertentu, setiap misi ganti-gantian sama personel lainnya. Jadi bukan itu-itu saja," imbuh Kinal. "Ada yang menang lanjut, kalah pulang ke rumah, ya kayak pemilihan gitu. Ini suatu hal yang baru buat penikmat reality show."
"Jadi yang belum bisa datang ke teater bisa kenal JKT48 lewat reality show ini," lanjut Sania. "Kita keluarin semua ekspresi. Sekarang bisa lihat kita pribadi yang biasanya lucu-lucu."
Dari akun Facebook resmi "JKT48 Mission", diumumkan bahwa acara ini akan mengalami perubahan jam tayang karena banyaknya permintaan pemirsa. Untuk episode perdananya akan ditayangkan pada Minggu, 23 Juni, pukul 10.45 WIB di TRANS7.
Konser Digital JKT48 Raih Rekor MURI dengan Kru Jumlah Terbanyak
JKT48 terus menunjukkan eksistensinya di dunia musik Tanah Air. Pelantun "Heavy Rotation" ini baru saja menorehkan rekor di Indonesia ketika menggelar konser bertajuk "Demi Konser JKT48" via digital. Museum Rekor Indonesia (MURI) mengakui sebagai konser virtual dengan kru terbanyak.
Lebih dari 5 ribu pelanggan salah satu provider ikut serta menjadi kru konser digital JKT48 ini. Mereka berkontribusi menyiapkan lighting, speaker, sound dan lainnya dalam format digital di microsite. Sebanyak 100 kru dengan point terbanyak berhak menghadiri konser sesungguhnya di Teater JKT48.
"Tadi habis konser JKT48 dengan kru terbanyak. Ini masuk rekor MURI," tutur Melody saat ditemui di FX. Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (24/5). "Kru virtualnya itu ada 5218 orang dari salah satu provider sehingga menjadi pemenang."
"Kendalanya nggak ada, ini kan konsernya untuk mencetak rekor MURI juga," lanjut Melody. "Krunya juga anak-anak muda, meskipun capek kami tetap semangat."
Dalam konser kali ini, JKT48 hanya membawakan 10 lagu termasuk single terbaru bertajuk "River". "Ada lagu teater, ada lagu kami dan juga single terbaru kami," ucap Kinal
Lebih dari 5 ribu pelanggan salah satu provider ikut serta menjadi kru konser digital JKT48 ini. Mereka berkontribusi menyiapkan lighting, speaker, sound dan lainnya dalam format digital di microsite. Sebanyak 100 kru dengan point terbanyak berhak menghadiri konser sesungguhnya di Teater JKT48.
"Tadi habis konser JKT48 dengan kru terbanyak. Ini masuk rekor MURI," tutur Melody saat ditemui di FX. Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (24/5). "Kru virtualnya itu ada 5218 orang dari salah satu provider sehingga menjadi pemenang."
"Kendalanya nggak ada, ini kan konsernya untuk mencetak rekor MURI juga," lanjut Melody. "Krunya juga anak-anak muda, meskipun capek kami tetap semangat."
Dalam konser kali ini, JKT48 hanya membawakan 10 lagu termasuk single terbaru bertajuk "River". "Ada lagu teater, ada lagu kami dan juga single terbaru kami," ucap Kinal
Stella JKT48 Senang Main di Serial Bima Satria Garuda
Personel JKT48, Stella Cornelia mengaku senang didapuk menjadi pemain serial superhero Bima Satria Garuda. Apalagi ia menjadi satu-satunya perwakilan JKT48 yang ikut bermain di serial tersebut.
"Kalau aku di serial ini merupakan perwakilan dari JKT48. Aku merasa senang bermain di serial Bima," ungkapnya saat jumpa pers di serial saat jumpa pers Bima Satria Garuda di Auditorium MNC Tower, Jakarta Pusat, Selasa (7/5)
Lantaran kesibukan barunya, ia harus berbagi waktu antara JKT48 dan akting. Meski demikian, ia mengaku bisa membagi waktu untuk syuting dan theater JKT48.
Waktu yang pasti terbagi, tapi aku masih mampu lah untuk bagi waktunya buat theater dan syuting serial Bima ini. Jadi aman," paparnya. Dalam serial Bima Satria Garuda, Stella berperan sebagai Rena Iskandar, seorang gadis yang berhati baik dan polos. Lantaran selalu membantu Ray dalam menumpas kejahatan, dirinya kerap diculik dan tersakiti oleh Vudo, sekelompok organisasi hitam yang dipimpin oleh Rasputin
Lantaran kesibukan barunya, ia harus berbagi waktu antara JKT48 dan akting. Meski demikian, ia mengaku bisa membagi waktu untuk syuting dan theater JKT48.
Waktu yang pasti terbagi, tapi aku masih mampu lah untuk bagi waktunya buat theater dan syuting serial Bima ini. Jadi aman," paparnya. Dalam serial Bima Satria Garuda, Stella berperan sebagai Rena Iskandar, seorang gadis yang berhati baik dan polos. Lantaran selalu membantu Ray dalam menumpas kejahatan, dirinya kerap diculik dan tersakiti oleh Vudo, sekelompok organisasi hitam yang dipimpin oleh Rasputin
BERBAHAYA ...! JANGAN SIMPAN KENTANG BUSUK
Pada suatu hari di sekolah dasar, seorang guru mengadakan
permainan dengan para muridnya. Saat itu, semua murid telah membawa
kantong plastik transparan beserta beberapa kentang kecil. Kemudian ibu
guru berkata "Anak - anak, apakah ada diantara kalian yang mempunyai
rasa tidak senang atau benci kepada orang lain ? ", Namanya juga anak -
anak kalau di tanya biasanya menjawab dengan jujur dan spontan.
Anak-anak itu menjawab, " Ada Buuu ...! ", "Nah, kalau begitu
tuliskanlah huruf atau kode yang menunjukkan orang tersebut di kentang
yang kalian bawa,. Kalau ada yang punya rasa tidak senang, benci, dendam
kepada lebih dari satu orang, berarti kentangnya harus sebanyak orang
itu ya.."
Kemudian, masing-masing anak menandai kentangnya
sesuai dengan jumlah orang yang tidak disenangi. Ada anak yang
menuliskannya pada satu kentang, dua kentang atau bahkan lebih. Lalu ibu
guru menjelaskan, "Aturan permainannya adalah seperti ini. Kalian harus
membawa kentang itu di dalam kantong plastik selama satu minggu
kemanapun kalian pergi. Tidak berat kan ?' tanya bu guru. Anak-anak itu
menggelengkan kepalanya sambil menjawab ; "Tidak berat bu guru ...!".
Kemudian,
selama satu minggu di sekolah, mereka semua membawa kentangnya
kemana-mana. Baiksaat makan di kantin, pergi ke toilet, main dilapangan,
atau di kegiatan lainnya. Hari pertama tidak ada masalah karena
murid-murid menganggapnya tugas yang mudah. Akan tetapi setelah beberapa
hari, kentang yang mereka bawa mulai berubah menjadi hitam dan mulai
membusuk. Aromanya sangat tidak sedap, Anak-anak yang membawa lebih dari
satu kentang mulai merasakan beratnya tugas ini.
Setelah
satu minggu ibu guru membahas tugas ini di kelas bersama para muridnya.
" Bu guru rasanya tidak enak sekali membawa kentang busuk kemana-mana.
Saya jadi tidak enak makan", kata seorang murid. Murid-murid yang lain
mengiyakan dan bergantian curhat kepada ibu guru, tentang betapa tidak
enaknya membawa kentang busuk kemana-mana.
Kemudian sang
guru menjelaskan arti permainan itu. "Anak-anak, Kentang itu ibarat
kebencian atau rasa tidak suka atau dendam yang kita pendam terus
terhadap seseorang, yang terus kita simnpan dalam hati dan kita bawa
kemana-mana. Sangat tidak nyamankan ? Karena itu, jangan menyimpan
dendam atas kesalahan yang dilakukan oleh teman atau orang lain kepada
kita. Semakin lama kita simpan dalam hati, maka akan semakin merusak
mental dan jiwa kita, akan menjadi "kanker" yang mengrogoti batin kita
sama sepewrti racun yang ada dalam kentang busuk ini. Apakah kalian
memahami penjelasan ini ?..., "Paham, Bu...!", jawab mereka serempak.
Teman,
sahabat dan mitra DII yang saya banggakan, kesalahan orang kepada kita,
apapun bentuknya (baik disengaja atau tidak disengaja), yang pasti
kalau kita ingat terus, kita simpan terus, apalagi timbul dendam dan
berusaha membalas dengan lebih kejam lagi, maka sepanjang hidup justru
kita akan menderita. Sebaliknya kalau kita yang melakukan kesalahan,
baik itu disengaja atau tidak, maka secepat mungkinlah kita minta maaf
atas kesalahan yang kita lakukan. Dengan cepat membuang rasa benci,
dengki dan dendam serta dengan cepat meminta maaf maka hal tersebut akan
membebaskan kita dari rasa gelisah, rasa tidak nyaman dan membebaskan
kita dari rasa kesengsaraan hidup. Semoga bermanfaat.......
Langganan:
Postingan (Atom)










